BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

TRANSLATOR

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Owner

PILIH SKIN BACKGROUND












walid waliyuddin

Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 September 2011

SEJARAH INDONESIA MASA KEMERDEKAAN antara tahun 1945 - 1950an



Perjuangan Bangsa Indonesia Dalam Mempertahankan Kemerdekaan Dari Ancaman DisIntegrasi Bangsa Terutama Dalam Pergolakan Dan Pemberontakan

Pemberontakan Darul Islam/ Tentara Islam Indonesia (DI/TII) terjadi di empat daerah, yaitu :

1.DI/TII Jawa Barat

Sekar Marijan Kartosuwiryo mendirikan Darul Islam (DI) dengan tujuan menentang penjajah Belanda di Indonesia. Akan tetapi, setelah makin kuat, Kartosuwiryo memproklamasikan berdirinya Negara Islam Indonesia (NII) pada tanggal 17 Agustus 1949 dan tentaranya dinamakan Tentara Islam Indonesia (TII). Upaya penumpasan dengan operasi militer yang disebut Operasi Bharatayuda. Dengan taktis Pagar Betis. Pada tanggal 4 juni 1962, Kartosuwiryo berhasil ditanggap oleh pasukan Siliwangi di Gunung Geber, Majalaya, Jawa Barat. Akhirnya Kartosuwiryo dijatuhi hukuman mati 16 Agustus 1962.

2.DI/TII Jawa Tengah

Gerakan DI/TII juga menyebar ke Jawa Tengah, Aceh, dan Sulawesi Selatan. Gerakan DI/TII di Jawa Tengah yang dipimpin oleh Amir Fatah di bagian utara, yang bergerak di daerah Tegal, Brebes dan Pekalongan. Setelah bergabung dengan Kartosuwiryo, Amir Fatah kemudian diangkat sebagai �komandan pertemburan Jawa Tengah� dengan pangkat �Mayor Jenderal Tentara Islam Indonesia�. Untuk menghancurkan gerakan ini, Januari 1950 dibentuk Komando Gerakan Banteng Negara (GBN) dibawah Letkol Sarbini. Pemberontakan di Kebumen dilancarkan oleh Angkatan Umat Islam (AUI) yang dipimpin oleh Kyai Moh. Mahfudz Abdulrachman (Romo Pusat atau Kiai Sumolanggu) Gerakan ini berhasil dihancurkan pada tahun 1957 dengan operasi militer yang disebut Operasi Gerakan Banteng Nasional dari Divisi Diponegoro. Gerakan DI/TII itu pernah menjadi kuat karena pemberontakan Batalion 426 di Kedu dan Magelang/ Divisi Diponegoro. Didaerah Merapi-Merbabu juga telah terjadi kerusuhan-kerusuhan yang dilancarkan oleh Gerakan oleh Gerakan Merapi-Merbabu Complex (MMC). Gerakan ini juga dapat dihancurkan. Untuk menumpas gerakan DI/TII di daerah Gerakan Banteng Nasional dilancarkan operasi Banteng Raiders.

3.DI/TII Aceh

Adanya berbagai masalah antara lain masalah otonomi daerah, pertentangan antargolongan, serta rehabilitasi dan modernisasi daerah yang tidak lancar menjadi penyebab meletusnya pemberontakan DI/TII di Aceh. Gerakan DI/TII di Aceh dipimpin oleh Tengku Daud Beureueh yang pada tanggal 20 September 1953 memproklamasikan daerah Aceh sebagai bagian dari Negara Islam Indonesia dibawah pimpinan Kartosuwiryo. Pemberontakan DI/TII di Aceh diselesaikan dengan kombonasi operasi militer dan musyawarah. Hasil nyata dari musyawarah tersebut ialah pulihnya kembali keamanan di daerah Aceh.

4.DI/TII Sulawesi Selatan

Pemerintah berencana membubarkan Kesatuan Gerilya Sulawesi Selatan (KGSS) dan anggotanya disalurkan ke masyarakat. Tenyata Kahar Muzakar menuntut agar Kesatuan Gerilya Sulawesi Selatan dan kesatuan gerilya lainnya dimasukkan delam satu brigade yang disebut Brigade Hasanuddin di bawah pimpinanya. Tuntutan itu ditolak karena banyak diantara mereka yang tidak memenuhi syarat untuk dinas militer. Pemerintah mengambil kebijaksanaan menyalurkan bekas gerilyawan itu ke Corps Tjadangan Nasional (CTN). Pada saat dilantik sebagai Pejabat Wakil Panglima Tentara dan Tetorium VII, Kahar Muzakar beserta para pengikutnya melarikan diri ke hutan dengan membawa persenjataan lengkap dan mengadakan pengacauan. Kahar Muzakar mengubah nama pasukannya menjadi Tentara Islam Indonesia dan menyatakan sebagai bagian dari DI/TII Kartosuwiryo pada tanggal 7 Agustus 1953. Tanggal 3 Februari 1965, Kahar Muzakar tertembak mati oleh pasukan TNI.

5.GERAKAN DI/TII DI KALIMANTAN SELATAN

Di daerah kalmantan selatan juga muncul pemberontakan dibawah pimpinan Ibnu Hajar. Mereka menamakan diri “Kesatuan Rakyat Jang Tertindas”. Untuk memperkuat KRJT mereka meminta bantuan dari Kahar Muzakkar dan Kartusuwiryo. Pada akhir tahun 1954, Ibnu Hajar membulatkan tekadnya untuk masuk Negara Islam. Ibnu Hajar diangkat menjadi panglima TII wilayah Kalimantan.
Untuk menumpas pemberontakan Ibnu Hajar ini, pemerintah menempuh upaya damai melalui berbagai musyawarah dan operasi militer. Gerakan perlawanan baru berakhir pada bulan juli 1963. Ibnu Hajar dan anak buahnya menyerahkan diri secara resmi. Pada bulan maret 1965 Pengadilan Militer menjatuhkan hukuman mati kepada Ibnu Hajar.


by : http://www.sejarahkita.comoj.com/jenny12.html
http://id.shvoong.com/society-and-news/news-items/2001128-gerakan-di-tii-di- kalimantan/items/2001128-gerakan-di-tii-di- kalimantan/

Rabu, 08 Juni 2011

"I love You" dalam Bahasa Jepang



Salah satu frase yang terkenal mungkin adalah ‘Aku mencintaimu’.
Dalam Bahasa Jepang, ‘cinta’ berarti 'ai', dan bentuk kata kerja ‘mencintai’ adalah 'ai suru'. “Saya mencintaimu dapat pula diterjemahkan sebagai ”aishite imasu”. “Aishiteru”, “aishiteru yo” atau “aishiteru wa” [gaya bicara perempuan] biasanya dipakai dalam percakapan. Walau bagaimanapun, orang Jepang tidak berbicara “saya mencintaimu” sesering yang dilakukan orang Barat dikarenakan adanya perbedaan kebudayaan. Saya tak akan terkejut bila sekalangan orang Jepang mengatakan bahwa mereka tak pernah menggunakan ekspresi semacam ini dalam hidup mereka.

Orang Jepang umumnya tidak mengekspresikan perasaan cinta mereka secara terbuka. Mereka percaya bahwa cinta dapat diekspresikan melalui tingkah laku. Ketika mereka menuangkan perasaan mereka melalui kata-kata, biasanya dipilih frase “suki desu”. Ini dapat berarti, “menyukai”. “Suki da”, “suki dayo” [gaya bicara lelaki] atau “suki yo” [cara bicara perempuan] adalah ungkapan dalam pergaulan sehari-hari. Sebenarnya banyak variasi pada frase yang satu ini termasuk dialek dari suatu daerah [hogen]. ‘Suki yanen’ adalah salah satu versi dari dialek Kansai. Sejak frase ini dapat juga berarti ‘saya menyukainya’ [nya  merujuk pada suatu benda], dank arena kepopuleran dialek Kansai, frase ini dipergunakan sebagai nama produk mi sup instant [lihat gambar di bawah].

Contoh produk mi sup instan

Kalau anda sangat menyukai seseorang atau sesuatu, ‘dai [yang berarti, besar]’ bisa ditambahkan sebagai prefiks yang kemudian diucapkan ‘daisuki desu.’

Ada kata lain untuk menggambarkan “cinta” yaitu “koi”. Karakter kanji [hati] termasuk bagian dari dua kanji. Bandingkan beberapa karakter kanji di bawah ini [dari kiri “kokoro”, “ai” dan kanji “koi”].


Kanji "kokoro", "ai" dan "koi"

Kasarnya, dalam Bahasa Inggris, baik ‘ai’ dan ‘koi’ dapat diterjemahkan menjadi ‘cinta’. Walau bagaimana pun, keduanya memiliki sedikit perbedaan nuansa.

“Koi” adalah perasaan cinta yang berlawanan dengan nafsu seks, atau suatu suatu kerinduan untuk orang tertentu. Ini dapat digambarkan sebagai “asmara” atau “cinta yang menggelora”. Ketika ‘ai’ memiliki persamaan makna dengan “koi”, Hal ini juga memiliki pengertian umum tentang perasaan cinta. “Koi” dapat egois, tapi “ai” adalah cinta yang sesungguhnya. Di bawah ini adalah perbedaan yang dapat menjelaskan keduanya dengan baik.

Koi selalu mengharap. Ai selalu memberi.

“Rennai” ditulis dengan dua kanji “ai” dan “koi”. Kata ini mengandung makna “asmara”. “Rennai kekkon” adalah “pernikahan yang didasarkan oleh cinta”, yang berseberangan dengan “miai-kekkon” [pernikahan karena dijodohkan]. “Rennai-shousetsu” adalah “sebuah kisah asmara” atau “sebuah novel percintaan”. Judul film , “As Good as it Gets” diterjemahkan menjadi “Renai-shousetsuka” [sebuah novel yang menceritakan tentang kisah asmara seorang penulis].

Di bawah ini ada beberapa peribahasa yang juga menggunakan ‘koi’

>> Koi ni shishou nashi. //Love needs no teaching.//Cinta ngga perlu dipelajari.
>> Koi ni jouge no hedate nashi.//Love makes all men equal.//Cinta membuat para pria menjadi jahat.
>> Koi wa shian no hoka.//Love is without reason.//Cinta ngga perlu alasan.
>> Koi wa moumoku.//Love is blind.//Cinta itu buta.
>> Koi wa nesshi yasuku same yasui.//Love becomes deep easily, but cools down soon.// Maapp, saya terbentur menerjemahkan yang satu ini.


"Soushi-souai" adalah salah satu dari yoji-jukugo. Yang berarti, "saling mencintai satu sama lain."

Kadang-kadang orang Jepang menggunakan bahasa Inggris ‘love’ dengan baik, walaupun dalam pengucapannya menjadi "rabu" [sejak tak dikenalnya huruf ‘L’ atau ‘V’ dalam Bahasa Jepang.

“A love letter [surat cinta]” biaanya disebut “rabu retaa”. “Koibumi” terdenat sedikit kaku dan lebih mengacu pada kata sastra dibanding ke arah kata percakapan. “Rabu shiin” adalah “suasana cinta” [kalau saya tak salah mengartikan =D]. Orang-orang muda mengatakan “rabu rabu” ketika mereka sedang merasa benar-benar jatuh cinta.

“Ai” bisa dipakai untuk nama perempuan. Seorang anak bayi kerajaan dinamakan “Aiko”, yang ditulis dengan huruf kanji “cinta” dan “anak”. Namun demikian, “koi” jarang dipakai untuk nama.

Ada pengucapan yang sama dengan “ai” dan “koi”. Sejak keduanya memiliki makna yang berbeda, saya kira tak akan ada kekeliruan bila dipakai pada kalimat yang tepat. Dengan huruf kanji yang berbeda, “ai” berarti “indigo [nila] biru”, dan “koi” berarti “sejenis ikan tawar”. Hiasan kertas ikan tawar yang dipajang pada saat Hari Anak [5 Mei] disebut koi-nobori.

Tulisan ini saya ambil dari Japanese.about.com oleh Namiko Abe
Jika ada kekeliruan/kekurangan dalam penerjemahan, mohon maklum.

Sabtu, 04 Juni 2011

TIPS PINTAR BER BAHASA INGGRIS


Tips Pintar Bahasa Inggris
Belajar bahasa Inggris memerlukan keseriusan lho, namun kalo dibikin fun, maka akan sangat menyenangkan. Berikut ini tips-tips buat teman2 yah. Semoga bermanfaat.

Belajarlah Setiap Hari

Cobalah untuk mengelokasikan beberapa saat setiap hari untuk pelajaran kita, Idealnya saat otak kita sedang bisa menerima dengan baik. Ingatlah, lebih baik belajar 30 menit per hari dibandingkan 3 jam per minggu. Jika kalian dapat menyediakan waktu sejam per hari, cobalah untuk membaginya menjadi 2 atau 3 sesi.

Review Secara Teratur

Ulangilah setiap pelajaran bahasa beberapa kali, misalnya sekali di pagi, sekali saat sore dan sekali lagi beberapa hari kemudian. Berikan waktu bagi otak untuk mencerna materi, tetapi yakinkan bahwa jarak antara masing-masing pelajaran tidak terlalu lama, misalnya lebih dari beberapa minggu. Jika tidak, kamu mungkin akan melupakan apa yang sedang kamu pelajari. Pastikan bahwa kita sudah memahami isi pelajaran yang ada sebelum melanjutkan ke pelajaran berikutnya.

Fokus Pada Hal yang Menarik

Begitu sudah memahami dasar-dasar sebuah bahasa, segeralah praktekkan baik membaca/menulis/bicara mengenai hal yang menarik, begitu juga dengan belajar Inggris. Dengan cara ini, anda akan lebih mudah memngingat kata-kata, frase dan gramatikal.

Pakai Musik

Senang ngedengerin musik? Ikutan Indonesian Idol tapi belum berhasil masuk? Nah daripada stress, pakai aja tuh hobi buat belajar bahasa Inggris. Mau tau caranya? Baca terus yah.

Kamu percaya gak kalau dibilang bahwa susahnya mempelajari sesuatu itu terjadi karena kita ndak suka sama yang kita pelajari. Nah, sebenarnya memang bisa dikatakan demikian. Bayangin aja kayak gini, kalau temeb-temen tidak menyukai sesuatu biasanya kita males untuk mengenal lebih jauh, males meluangkan waktu, ketemu masalah sedikit langsung putus asa dan bilang “Ahhh, susah nih”. Lain halnya kalau kita menyukai sesuatu, apapun yang terjadi kamu pasti akan berusaha mati-matian untuk memahaminya.

Kalau kamu seneng nyanyi tapi gak terlalu berminat sama bahasa Inggris, coba deh kamu mulai mencari lagu-lagu yang berbahasa Inggris. Tentu saja cari yang lagunya enak dan penyanyinya kamu sukai baik karena suaranya maupun tampangnya. Logikanya, kalau kamu seneng ama lagu itu, kamu akan berusaha untuk mengerti arti lagu itu kan? Nah, secara tidak langsung kamu sudah menyenangi bahasa Inggris lantaran lagu itu.

http://koran.seveners.com

Kamis, 02 Juni 2011

Apakah Kelinci Hewan Peliharaan yang Cocok Untukmu ?




Tanya : Kelinci sebagai Peliharaan – Apakah Kelinci Peliharaan yang Cocok ?
Kelinci bisa menjadi peliharaan yang menyenangkan, tapi, memiliki harapan yang sesuai akan kelincimu akan membantu membuat ikatan yang kuat dengannya. Cari tahu sebanyak-banyaknya tentang pemeliharaan kelinci serta kelebihan dan kekurangan dari memiliki kelinci peliharaan sebelum memilih.
Jawab :
Kelinci adalah hewan sosial serta aktif dan senang bermain, memiliki ikatan yang kuat dengan pemiliknya. Selama kamu tahu apa yang bisa kamu harapkan dari seekor kelinci peliharaan, mereka dapat menjadi peliharaan yang baik.

Harapan Hidup : tergantung jenis ras, antara 5 sampai 15 tahun.
Alasan Kelinci Adalah Peliharaan Pilihan

Kelinci adalah hewan sosial dan umumnya jinak, jika ditangani dengan baik.
Kelinci sangat menghibur dan aktif.
Kelinci memiliki hubungan yang erat dengan pemiliknya.
Kelinci dapat dilatih untuk berbagai hal.
Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Memilih Kelinci Untuk Peliharaan

Sebagai hewan sosial, kelinci membutuhkan cukup interaksi dengan pemiliknya dan/atau kelinci lain. Waktu bermain dan bergerak diluar kandang sangat penting.
Perawatan kelinci tidak murah - dibutuhkan usaha untuk memelihara kelinci dengan baik.
Pelet kelinci tidak cukup untuk diet yang baik – kelinci membutuhkan makanan mentah, seperti rerumputan berkualitas dan sayuran segar.
Kelinci suka mengunyah, sehingga dibutuhkan sejumlah mainan yang aman dikunyah, dan setiap ruang dimana kelinci dapat berlari harus diamankan dari barang-barang yang berbahaya bagi si kelinci.
Kelinci membutuhkan kandang yang cukup besar. Lebih baik lagi jika mereka tinggal di dalam rumah, dimana mereka bisa lebih dekat dengan pemiliknya dan aman dari pemangsa (kucing, musang, dll.) serta cuaca buruk.
Meskipun kelinci tidak agresif, kelinci sebaiknya dihindarkan dari anak-anak kecil aktif yang bisa tidak berhati-hati apabila bermain dengan kelinci.
Kelinci senang berada di dekat orang-orang, tapi mereka tidak suka dipegang.
Kelinci akan membutuhkan perhatian kesehatan, yang butuh biaya besar. Kelinci sebaiknya dimandulkan (oleh dokter hewan yang berpengalaman dalam menangani kelinci) dan mungkin membutuhkan vaksinasi.
Urin kelinci memiliki bau yang menyengat jadi gantilah tempat kotorannya secara rutin (sterilisasi bisa membantu mengurangi bau urinnya. Selain itu dalam terdapat banyak kalsium dalam urinnya yang bisa menyebabkan residu kapur jika mengering dan sulit dibersihkan (cuka dapat membantu untuk membersihkan)).

http://www.cottontails.byethost12.com/subartikeltips1.htm

Jumat, 11 Juni 2010

janji sejarah palestina

Siapa tak kenal masjid al-Aqsha, bangunan bersejarah yang pernah menjadi kiblat pertama umat Islam. Kini keberadaannya semakin terancam, kaum Yahudi selalu ingin merobohkannya dan membangun kembali Haikal Sulaiman.

Bicara Bait al-Maqdis tak bisa lepas dari bumi Palestina. Palestina telah ditakdirkan menjadi tempat para Nabi dan Rasul yang membawa bendera tauhid. Mereka mengajak masyarakatnya untuk patuh kepada ajaran tersebut. Dalam sejarah kunonya, Palestina telah menyaksikan berbagai model kepemimpinan dan kekuasaan para Nabi dan raja. Mereka harus menghadapi banyak peperangan sengit untuk menegakkan bendera kebenaran di atas tanah yang berkah ini.

Umat Muhammad meyakini dan mengimani semua Nabi dan Rasul. Sebagaimana kita yakini bahwa ajaran Islam adalah ekstensi atau perpanjangan dari ajaran para Nabi terdahulu. Walau nasab-nya terbelah antara keturunan Ismail dan Ishaq tetapi mereka bersaudara, mengemban satu misi menegakkan tauhid.

Para nabi itu bersaudara karena berbagai sebab. Ibu mereka berbeda sementara agamanya satu.1

Klaim Yahudi atas Palestina

Kaum Yahudi mengklaim Palestina sebagai haknya. Tentu klaim tidak serta-merta diakui, apalagi dilakukan oleh bangsa yang telah berkhianat kepada Allah dan Nabi-Nya sepanjang masa. Disimpulkan oleh sejarahwan, berbagai bangsa pernah mendiami wilayah ini, memerintah, melewati dan menguasainya. Diperkirakan pula masa kekuasan setiap kelompok bangsa. Diantaranya diketahui kaum Yahudi pernah berkuasa di Palestina begitu singkat dibanding bangsa Babilonia, Persia, Romawi atau Yunani. Sementara yang terbukti paling lama memakmurkan wilayah penuh berkah tersebut adalah Arab dan Muslim. Simpulan para sejarahwan itu hanya didasarkan pada ilmu arkeologi dan situs sejarah.

Memang catatan sejarah tersebut sangat mendasar untuk membantah klaim Yahudi dari aspek historis dan rasionalitas yang logis. Sayang ada dua kesalahan yang dilakukan oleh kebanyakan ahli sejarah, yaitu:

  1. Menisbahkan warisan para Nabi yang pernah diutus Allah Subhanahu wa Ta'ala, khususnya bumi Palestina, kepada Bani Israil.

  2. Menjelekkan biografi sebagian Nabi yang diutus kepada Bani Israil berdasar argumentasi kitab Taurat yang telah diselewengkan. Hanya untuk menunjukkan betapa kaum Yahudi telah berlaku keji, kejam, makar dan hina, mereka harus mempercayai berita israiliyat. Cerita israiliyat menuduh para nabi melakukan tipudaya, kebohongan, perzinaan dan pemerkosaan hak-hak serta pembunuhan orang-orang yang tak berdosa.

Al-Qur'an telah memberikan tanda untuk mengidentifikasi tindak-tanduk bangsa Yahudi yang menandakan kemerosotan moral dan budaya. Para Nabi dan para pengikut mereka yang lurus adalah persoalan lain. Nabi-nabi adalah manusia terbaik. Mereka tidak pada tempatnya untuk dilecehkan. Kita tidak boleh terpikat pada cerita-cerita Bani Israil yang tidak saja menjelekkan para Nabi bahkan juga menghina Allah. Allah mengisahkan kotornya lisan Bani Israil; “Orang-orang Yahudi berkata, 'Tangan Allah terbelenggu.'” (QS. al-Maidah [5] : 64)

Klaim pun mereka lakukan terhadap Ibrahim 'alaihis-salam sebagai Yahudi, sebagaimana Yahudi pun mengklaim menjadi bangsa yang tidak akan disentuh api neraka kecuali hanya beberapa hari. Sementara Allah dengan tegas mementahkan klaim asal-asalan tersebut.

Ibrahim bukanlah seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nashrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali dia tidak termasuk golongan orang-orang musyrik.” (QS. Ali Imran [3] : 67)

Secara umum umat yang menganut ketauhidan adalah umat yang satu, sejak Nabi Adam 'alaihis-salam hingga kiamat. Para Nabi, Rasul, dan pengikut setia mereka adalah bagian dari umat tauhid. Dakwah Islam adalah perpanjangan dakwah mereka. Dan umat Islam paling berhak terhadap Nabi-nabi dan Rasul-rasul, beserta warisan mereka.

Benar bahwa Allah telah memberikan tanah Palestina kepada Bani Israil, dengan catatan mereka setia mengikuti dan menempuh jalan Allah, yakni saat mereka menjadi representasi umat tauhid pada zaman yang lampau. Fakta ini perlu diungkap, tidak perlu ditutupi dan diingkari. Allah yang mengisahkan perkataan Musa 'alaihis-salam; “Hai kaumku, masuklah ke tanah suci (Palestina) yang telah ditentukan Allah bagimu, dan janganlah kamu lari ke belakang (karena takut kepada musuh), maka kamu menjadi orang-orang yang merugi.” (QS. al-Maidah [5] : 21)

Dalam perjalanannya kaum Nabi Musa 'alaihis-salam banyak yang mbalelo. Ketika Musa 'alaihis-salam masih hidup saja mereka berani kembali berbuat syirik dengan menyembah patung anak sapi dari emas, di hadapan Nabi Harun 'alaihis-salam pula. Bahkan berkata lancang; “Inilah Tuhanmu dan Tuhan Musa, tetapi Musa telah lupa.” (QS. Thaha [20] : 88)

Sepeninggal Musa diutuslah Nabi-nabi selanjutnya. Kedatangan mereka selalu dilecehkan oleh Bani Israil, bahkan bersama para pendukungnya Nabi-nabi tersebut sebagian dibunuhi. Melihat kebejatan orang Yahudi sejak dulu, pantaskah klaim mereka atas Palestina? Mereka sudah keluar dari pakem ajaran Ibrahim yang lurus, berubah jadi bangsa penyembah berhala dan lekat dengan kezhaliman. Klaim mereka hanya didasarkan pada catatan-catan Taurat yang telah dikotori oleh tangan mereka. Salah satunya berbunyi; “Tuhan dan Ibrahim menyepakati piagam yang berbunyi; Untuk keturunanmu Aku berikan tanah ini yang membentang dari sungai Mesir hingga sungai Besar dan sungai Eufrat.

Kalaupun isi Taurat itu benar, Maha Suci Allah dari penyifatan mereka, maka Allah mengingatkan janji Ibrahim yang utuh.

Allah berfirman; 'Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia.' Ibrahim berkata; '(Dan saya mohon juga) dari keturunanku.' Allah berfirman; 'Janji-Ku (ini) tidak mengenai orang-orang yang zhalim.'” (QS. al-Baqarah [2] : 124)

Bukankah kaum Yahudi telah menolak para Nabi, bahkan membunuhinya, ketika ajarannya tidak sesuai dengan hawa nafsu mereka? Bukankah mereka menghabisi orang-orang shalih pengikut Nabi Yahya dan Isa 'alaihimus-salam? Bukankah kaum Yahudi pula yang mengkhianati Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam Muhammad dan kaum Muslimin? Juga merekalah yang telah melakukan percobaan pembunuhan terhadap Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam sebanyak 3 kali. Artinya kesyirikan, kezhaliman, kekafiran, upaya menghalangi menuju jalan Allah dan melakukan kerusakan di muka bumi adalah persoalan terbesar perilaku Bani Israil!

Karena itulah legitimasi atas pemerintahan tanah suci ini harus diberikan kepada umat yang tetap berjalan di atas jalan para Nabi dan menjunjung tinggi bendera ajaran mereka, yaitu umat Islam. Persoalan yang ada di dalam pemahaman kita bukan berhubungan dengan bangsa, keturunan dan kaum, namun lebih kepada loyalitas untuk mengikuti jalan dan manhaj ini.

Ikatan akidah dan iman adalah dasar yang menyatukan umat Islam walau berbeda bangsa dan warna kulit, maka umat inilah yang paling berhak terhadap warisan para Nabi termasuk dari para Nabi Bani Israil. Umat Islamlah yang masih tetap konsisten menjunjung tinggi bendera tauhid yang dibawa para Nabi. Mereka adalah orang yang tetap menapaki jalan para Nabi. Para Nabi adalah orang-orang yang berserah diri (muslimun).

Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada Ibrahim ialah orang-orang yang mengikutinya dan Nabi ini (Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam), serta orang-orang yang beriman (kepada Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam), dan Allah adalah Pelindung semua orang-orang yang beriman.” (QS. Ali Imran[3] : 68)

Yahudi Menggali Kuburnya Sendiri

Dengan congkak kini kaum Yahudi mengangkangi bumi Palestina dan berusaha mengotori kesucian al-Aqsha. Para ulama telah menelurkan fatwa bagi kaum Muslimin untuk membantu pembebasan negeri para Nabi dari cengkeraman kaum yang dilaknati dengan lisan Nabi Dawud tersebut.

Syaikh Bin Baz tahun 1967 telah mengeluarkan fatwa kewajiban berjihad membebaskan Palestina. Jihad sempat berlangsung, tapi begitu singkat, berhenti hanya beberapa hari. Kemenangan dipetik kaum Yahudi. Faktornya banyak, yang paling menonjol, menurut beliau, Muslimin Arab kurang istiqamah terhadap agamanya, disamping mau bersatu. Beliau memandang Palestina bukan sekadar kasus nasionalisme dan perebutan batas tanah, tapi permasalahan akidah Islam. Karena itu beliau menghimbau seluruh kaum Muslimin sedunia untuk membantu Palestina sesuai kemampuan.

Kini kaum Muslimin dalam kondisi lemah dan tercerai-berai. Akibatnya kaum Zionis bisa berbuat semaunya. Dibutuhkan dakwah yang serius dengan konsep tarji'u ila dinikum, sehingga umat ini memahami Islam sebagaimana pemahaman Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, sahabat, tabi'in dan tabi'ut-tabi'in. Dengan begitu kaum Muslimin akan mengalahkan kezhaliman Yahudi.

Di bumi yang mulia itulah kelak akan menjadi pusat al-Khilafah al-Islamiyah.

Wahai Ibnu Hawalah, jika engkau melihat khilafah telah menguasai tanah yang disucikan, maka (ketahuilah bahwa) sungguh telah dekat (waktu terjadinya) gempa-gempa bumi, kekacauan-kekacauan, dan peristiwa-peristiwa penting, dan hari kiamat saat itu lebih dekat dengan umat manusia daripada dekatnya tanganku ini dengan kepalamu.2

Disanalah berkumpul orang-orang pilihan yang senantiasa menyerukan kebenaran hingga datang hari kiamat. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda;

Akan senantiasa ada satu kelompok dari umatku yang tetap tegak di atas kebenaran, akan mengalahkan musuh-musuh mereka. Tidak membahayakan mereka orang-orang yang menyelisihi mereka, kecuali kesulitan-kesulitan yang menimpa mereka. Keadaan mereka akan senantiasa seperti itu sampai datang keputusan dari Allah.” Para sahabat bertanya; “Lalu dimana mereka, wahai Rasulullah?” Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab; “Di Baitul-Maqdis dan sekitarnya.3

Kapan kemenangan kaum Muslimin memang tidak bisa diprediksi. Bisa jadi suatu (ketika) menang, di lain kesempatan kalah karena hukuman akibat jauhnya kaum Muslimin dari agama. Yang jelas sejarah akan membuktikan bahwa kemenangan akhir berada di tangan kaum Muslimin.

Kalau toh kaum Yahudi bersikeras mengangkangi tanah Palestina, berarti mereka telah menyiapkan kuburnya di sana. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam telah menjanjikan nubuwah atas kemenangan kaum Muslimin. Saat itu terjadi peperangan dengan Muslimin, kaum Yahudi akan lari kocar-kacir. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda;

Tidak akan terjadi hari kiamat sehingga kaum Muslimin memerangi kaum Yahudi. Kaum Muslimin akan membunuhi mereka sehinga mereka bersembunyi di balik bebatuan dan pepohonan. Saat itulah batu dan pohon, kecuali pohon Ghargad4, akan berseru; 'Wahai Muslim, wahai hamba Allah ini di belakangku ada Yahudi! Kemari dan bunuhlah!'5

Saat itulah kemenangan pasti di tangan kaum Muslimin, sementara kekalahan, bahkan kehancuran, dialami kaum Yahudi. Tidak sepantasnya kaum Muslimin kehilangan semangat melihat kelemahan umat sekarang ini sementara kaum Yahudi bebas melakukan kezhaliman dengan dukungan kaum Salibis. Yakinlah Allah pemilik masjid suci al-Aqsha, Dia-lah yang akan menjaganya. Akankah sebelum kasus seperti dalam hadits tersebut kaum Muslimin menuai kemenangan? Marilah kita terus berjuang sambil menanti janji sejarah Palestina! Wallahul musta'an wa 'alahi tuklan!

Referensi:

Majalah al-Ashalah volume V nomor 30, 15 Syawwal 1421 H, hal. 30. Didukung dari beberapa sumber lain.

Catatan Kaki:

  1. ^ Shahih al-Bukhari, Kitab Ahadits al-Anbiya (3443).
  2. ^ Riwayat Abu Dawud dan Ahmad dari 'Abdullah bin Hawalah al-Azadi
  3. ^ Musnad Imam Ahmad, Kitab Baqi Musnad al-Anshar (21816).
  4. ^ Sejenis pohon berduri yang dikenal di kalangan Yahudi.
  5. ^ Shahih Muslim, Kitab al-Fitan wa Asyratu as-Sa'ah (2922).